Jelajahhukumnusantara.id
Sungguminasa, Gowa — 15 November 2025
Arus lalu lintas di jalur poros Malino–Sungguminasa sempat mengalami gangguan signifikan setelah sebuah truk kontainer mengalami putus tali kopling saat melintas di kawasan perempatan utama, Sabtu siang. Kendaraan besar tersebut tiba-tiba berhenti di badan jalan sekitar pukul 12.56 WITA, sehingga menciptakan antrean panjang dan membuat pengendara harus bergerak sangat lambat untuk dapat melintasi titik penyempitan.
Truk yang terhenti di tengah jalur utama membuat ruang gerak kendaraan menjadi terbatas. Kondisi ini menyebabkan penumpukan kendaraan dari dua arah, baik yang menuju ke Sungguminasa maupun yang datang dari arah Malino. Para pengendara tampak berhenti bergantian, menunggu celah untuk dapat lewat secara perlahan. Situasi ini menyulitkan banyak pengguna jalan, terlebih pada jam siang yang biasanya cukup padat.

Mendapat laporan dari masyarakat, aparat kepolisian dari Satlantas Polres Gowa segera bergerak cepat menuju lokasi. Kanit Patroli Turjawali IPDA Usman memimpin langsung proses pengaturan arus sekaligus pengamanan lokasi kejadian. Petugas melakukan rekayasa lalu lintas untuk mencegah kemacetan semakin melebar, termasuk menerapkan sistem buka-tutup serta memberikan jalur prioritas bagi kendaraan yang sulit bermanuver.
“Fokus pertama kami adalah menjaga keselamatan pengguna jalan. Kami pastikan kendaraan tetap bisa bergerak dan tidak terjadi penumpukan yang berpotensi membahayakan pengendara lain,” ujar IPDA Usman.
Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, aparat juga melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi truk kontainer untuk memastikan tidak ada risiko tambahan seperti tumpahan barang atau potensi kerusakan lain. Sopir dan teknisi segera melakukan pengecekan komponen yang bermasalah sembari menunggu armada derek untuk membantu proses evakuasi kendaraan.
Di sisi lain, petugas kepolisian terus mengimbau para pengendara agar tetap berhati-hati melewati area kejadian, mengingat kondisi jalan masih menyempit akibat keberadaan truk di badan jalan. Beberapa kendaraan kecil diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif demi mempercepat proses penguraian kemacetan.
Hingga berita ini diterbitkan, proses penarikan kontainer masih berlangsung. Meski begitu, berkat penanganan cepat dan pengaturan ketat dari aparat di lapangan, arus kendaraan mulai menunjukkan pergerakan positif dan berangsur pulih. Insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa dan tidak ada kerusakan tambahan yang dilaporkan.
Aparat mengingatkan para pengendara untuk selalu memastikan kelayakan kendaraannya sebelum beraktivitas, terlebih bagi kendaraan besar yang memiliki risiko gangguan teknis lebih tinggi. Pengecekan rutin diharapkan dapat meminimalkan kejadian serupa yang dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Penulis: Suryadi
Editor: St. Aisyah
