Foto penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di wilayah Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Pontianak, Kalimantan Barat, JelajahhukumNusantara.id – Aparat kepolisian mengungkap praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di wilayah Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Seorang pria diamankan petugas setelah diduga melakukan pengumpulan BBM subsidi dengan cara mengantre di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menggunakan kendaraan pikap, lalu menyimpannya dalam jerigen.
Kasatreskrim Polresta Pontianak, AKP Happy Margowati Suyono, mengatakan penangkapan dilakukan pada Jumat (21/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Jalan Karet, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat.
“Petugas mengamankan satu orang pelaku, satu unit kendaraan pikap, serta sembilan jerigen yang diduga berisi Pertalite,” ujarnya, Senin (23/3/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, masing-masing jerigen memiliki kapasitas 35 liter.
Namun, tidak seluruhnya terisi penuh. Dari sembilan jerigen tersebut, tiga di antaranya berisi BBM dengan total sekitar 90 liter Pertalite yang kemudian diamankan sebagai barang bukti.
Polisi mengungkap, pelaku diduga membeli Pertalite secara berulang di beberapa SPBU dengan memanfaatkan kendaraan yang sama, kemudian menimbunnya untuk dijual kembali.
“BBM tersebut dijual melalui kios Pertamini dengan harga berkisar Rp12 ribu hingga Rp17 ribu per liter,” kata Happy.
Praktik ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah kondisi kelangkaan Pertalite di sejumlah wilayah di Pontianak dan sekitarnya. Warga dilaporkan harus mengantre dalam waktu lama untuk mendapatkan BBM subsidi tersebut.
Pihak kepolisian menilai tindakan tersebut merugikan masyarakat dan berpotensi mengganggu distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polresta Pontianak untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar melaporkan apabila menemukan praktik serupa di lingkungan masing-masing.
Penulis: AGUSTIANDI
