MAKASSAR | Jelajah Hukum Nusantara
Pemilihan Ketua RT 001 RW 007 Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, yang dilaksanakan pada 3 Desember 2025, menuai polemik di tengah masyarakat. Pasalnya, sosok terpilih yang diketahui merupakan seorang oknum guru SD Negeri Karunrung, berinisial KT, mendapat penolakan dan protes dari sejumlah warga setempat.
Warga menilai, perilaku oknum guru tersebut dinilai tidak mencerminkan sikap seorang pendidik maupun figur pemimpin lingkungan. KT disebut kerap bersikap arogan, merasa paling berkuasa di wilayah tersebut, serta mengklaim dirinya sebagai penduduk asli kampung.
“Hampir semua tetangga di sekitar sini pernah berselisih faham dengan yang bersangkutan,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, kepada media ini.
Menurut pengakuan warga, KT diduga kerap melontarkan sindiran bernada kasar dan bahasa yang tidak pantas, bahkan di ruang publik. Sikap tersebut dinilai sangat bertolak belakang dengan etika seorang tenaga pendidik yang seharusnya menjadi teladan di tengah masyarakat.
Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan kebiasaan oknum guru tersebut yang dinilai terlalu mencampuri urusan pribadi warga lain.
“Ibu ini bahaya mulutnya, super kepo. Urusan tetangga dari hal kecil sampai urusan internal orang lain semua dipusingi,” ujar warga tersebut dengan nada kesal.
Akibat perilaku yang dinilai meresahkan tersebut, sebagian warga mengaku memilih mengambil langkah ekstrem dengan pindah domisili, karena merasa tidak nyaman tinggal satu lingkungan dengan KT.
Kondisi ini memunculkan desakan agar pihak Kelurahan Karunrung dan Kecamatan Rappocini segera turun tangan melakukan klarifikasi, evaluasi, serta pembinaan, guna menjaga kondusivitas dan ketertiban lingkungan masyarakat.
Warga berharap, setiap pejabat lingkungan, terlebih yang berlatar belakang sebagai pendidik, mampu menjunjung tinggi etika, moral, dan norma sosial sebagaimana diamanatkan dalam tugas dan tanggung jawabnya.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak kelurahan maupun kecamatan setempat belum memberikan keterangan resmi terkait polemik tersebut.
Penulis: Ato/Opik
Editor: Tim Redaksi
